Lalu Iqbal Ajak Masyarakat Tetap Bersama Palestina

oleh -1.903 views
Iqbal
Dr Lalu M Iqbal saat menjadi pembicara membahas kondisi Palestina di Kampus IAIH Pancor, Sabtu 27 Oktober 2023

LOMBOKSATU.com – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) Lalu M Iqbal mengajak semua pihak ikut memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Ajakan tersebut disampaikan Lalu Iqbal saat mengunjungi sejumlah pengasuh Pondok Pesantren di NTB, Minggu (29/10/2023).

Dalam kunjungannya tersebut, Iqbal banyak membahas peran Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia. Yang mana kata Iqbal, Palestina merupakan salah satu yang paling banyak membantu Indinesia kala itu.

Palestina menjadi penghubung Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah saat meminta pengakuan kemerdekaan. Belum lagi sumbangan materi yang jumlahnya sangat besar, menjadi modal utama Indonesia menata pemerintahan saat itu. Sehingga tidak alasan bagi rakyat Indonesia untuk tidak hadir di tengah penderitaan rakyat Palestina.

“Kita harus tetap bersama Palestima. Sesama saudara Muslim kita wajib saling membantu,” kata Iqbal.

Adapun yang bisa dilakukan masyarakat saat ini adalah dengan mengirimkan bantuan materil maupun doa. “Saya mengajak di setiap masjid kita lantunkan doa untuk saudara saudara kita di Palestina,” harapnya.

Kondisi rakyat Palestina saat ini lanjut Iqbal, sangat memprihatinkan. Serangan bertubi tubi Zionis Israel beberapa minggu terakhir kata telah meluluhlantakkan Kota Gaza. Yang mana serangan kali ini merupakan yang terparah sejak beberapa dekade terakhir.

Ia menuturkan, mayat-mayat warga tidak berdosa bergelimpangan. Tercatat ribuan korban yang tewas, sebagian besarnya adalah balita dan kaum perempuan.

“Serangan ke Gaza kali ini merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat besar,” kata Iqbal.

Dari segi apapun kata L.Iqbal, agresi militer Israel ke Palestina tidak bisa dibenarkan. Bahkan sebagian besar negara-negara di Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan sikap mengutuk tindakan zionis tersebut.

Khususnya Indonesia, menjadi salah satu negara yang sedari awal mendukung perjuangan Palestina. Sayangnya, berbagai usulan tersebut masih belum bisa ditindaklanjuti akibat beberapa ketentuan di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Pengambilan keputusan di PBB sangat dipengaruhi negara-negara pemegang hak Peto. Celakanya, sebagian besar pemegang hak Peto merupakan pendukung utama Israel.

Kendati demikian, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Luar Negeri terus berupaya mencari solusi terbaik untuk Palestina. Mulai dari mengirim bantuan, termasuk meminta dukungan negara lain sudah dilakukan.

Peranserta pemerintah dan rakyat Indonesia lanjut Iqbal sangat dirasakan oleh Palestina. Bahkan kata Iqbal, warga Indonesia yang saat ini berada di Gaza menolak untuk dievakuasi.

“Relawan kita di Palestina sudah siap syahid. Semangat ini tentu harus kita dukung sesuai kondisi dan kemampuan kita,” pungkasnya.(Dar)