Apes…! Bebadong tak Mempan, Polisi Berhasil Meringkus MH

oleh -118 views
Polisi berhasil meringkus MH meski pakai bebadong
Polisi memperlihatkan bebadong yang selalu dipakai MH saat melakukan aksinya

LOMBOKSATU.com – Meski menggunakan bebadong alias azimat sehingga ia tidak mempan di tangan polisi, namun hari itu (Rabu, 14/07/2021) merupakan hari apes bagi pelaku pencurian berinisial MH.

Polisi berhasil meringkus MH, meski terbilang sakti dalam melakukan aksinya. Pria asal Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah (Loteng) berhasil diringkus Tim Opsnal Polsek Cakranegara.

Kapolsek Cakranegara Kompol Nasrullah, SIK mengatakan, setiap melakukan aksi Hambali selalu menggunakan bebadong untuk melindungi diri. “Terakhir, pelaku ini mencuri sepeda motor di Perumahan Mahkota, Bertais,” kata Nasrullah, Kamis (15/07/2021).

Meski terbilang licin, polisi berhasil meringkus MH berkat kerjasama apik antara polisi dan korban. Sepeda motor dilengkapi GPS membuat keberadaan MH dapat terpatau. “Pelaku ini membawa sepeda motor hasil curiannya ke wilayah Lombok Timur,” katanya.

Saat hendak masuk ke tempat persembunyian, polisi langsung meringkus MH. Meski masih mengenakan azimatnya, namun ia tak bisa berbuat banyak. “Saat kita tangkap pelaku tidak melakukan perlawanan,” jelasnya.

Dari pengakuannya, MH beraksi bersama dua orang rekannya, berinisial AS dan MN. Keduanya, masih dalam proses pengejaran. “Kita masih buru dua orang rekannya. Kami tetap satroni rumahnya tetapi tidak ada,”  kata Nasrullah.

Dari hasil pengembangan,  pelaku sudah mencuri sepeda motor di empat TKP. Ada di wilayah hukum Polresta Mataram dan Polres Lombok Barat (Lobar). ”Kami masih berkoordinasi dengan penyidik Polres untuk proses pengembangan,” terangnya.

Kini MH mendekam di sel tahanan Mapolsek Cakranegara. Dia terjerat pasal 363 KUHP. Ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Sementara itu, MH mengaku bebadong itu ia peroleh dari seseorang. Ia percaya memberikan kekuatan saat akan beraksi. “Kalau gunakan bebadong bisa lebih kuat dan kalau ada pukulan tidak merasakan sakit,” kata MH saat  Kapolsek mengontrogasinya.

Dari pengakuannya, setiap beraksi dia selalu berjalan dengan dua orang rekannya, AS dan MN. ”Saya yang mengambil sepeda motor. Dua teman saya hanya menunggu di luar,” akunya jujur.

Di depan Kapolsek, MH berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Dia mencuri karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Pekerjaan tidak punya. Penghasilan juga begitu. Ini terakhir kali saya bakal mencuri,” kata MH.

No More Posts Available.

No more pages to load.