Tingkatkan Promosi Pariwisata, Dispar Gelar BIMTEK Pemanfaatan Teknologi

oleh -132 views
Pose bersama narasumber dengan peserta Bimtek

LOMBOKSATU.com – Sejumlah pelaku dan komunitas peduli pariwisata mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pemanfaatan teknologi informasi dalam promosi pariwisata yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Lombok Timur selama dua hari di aula Kantor Desa Teros kecamatan Labuhan Haji, Kamis, (12/03/2020).

Bimtek pemanfaatan teknologi itu dalam rangka peningkatan dan pengembangan kapasitas para pihak yang peduli pariwisata yang terdiri dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelajar (SMK), dan paguyuban terune dedare Lombok Timur.

Mereka dibekali dengan berbagai materi di antaranya, pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal, pembuatan paket wisata, dan strategi promosi melalui digital dengan narasumber ahli dari master fasilitator gapura digital, Lalu Lian Hari Wangi, praktisi Kurniawan, akademisi Universitas Hamzanwadi Dr. Habibuddin dimoderatori Hanapi.

“Dalam pengembangan pariwisata kita tak bisa lepaskan dari teknologi, sehingga kita harus manfaatkan peluang ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam membangun pariwisata,” ungkap Muhir, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Lombok Timur selaku Panitia Penyelenggara.

Melalui Bimtek papar Muhir, diharapkan para penggiat pariwisata di Lombok Timur yang hadir ini mampu menawarkan produk pariwisata yang menarik wisatawan. “Ini merupakan salah satu upaya Dispar untuk meningkatkan pengembangan dan kunjungan wisatawan,” paparnya.

Kadis Pariwisata Lombok Timur, Dr. Mugni menekankan penting pelaku wisata memahami teknologi dan bahasa dalam melayani para tamu yang berkunjung ke sejumlah destinasi Lombok Timur.

“Tanpa menguasai bahasa asing, baik bahasa Inggris, Arab, Jerman dan lainnya, maka seorang penggiat pariwisata akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi,” papar Mugni.

Dipaparkan, Lombok Timur memiliki banyak potensi wisata termasuk khasanah kearifan lokal dan kekuatan nilai keagamaan yang dimiliki masyarakat Lombok Timur. Hal ini selaras juga dengan pengembangan wisata halal atau syariah yang menjadi ikon NTB.

Meski menurutnya, wisata halal saat ini mulai redup dan tak banyak dibicarakan lagi, tapi Lombok Timur berkomitmen akan membangkitkan kembali sebagai salah satu ragam pariwisata, karena sesuai dengan kondisi Lombok Timur yang dikenal sebagai kota santri dan Lombok sebagai pulau seribu masjid.

Dia berharap semua komponen punya komitmen yang sama dalam memajukan pariwisata sesuai dengan peran dan fungsi masing masing termasuk kerjasama yang baik antara kelompok sadar wisata atau Pokdarwis dengan pemerintah desa dalam memajukan sektor ini.

“Pokdarwis bersama pemerintah desa harus punya komitmen yang sama dalam memajukan pariwisata, jangan bersebrangan karena itu akan menghambat pembangunan,” imbaunya.

No More Posts Available.

No more pages to load.