Wagub Sebut Inovasi Teknologi Anak-Anak NTB Tidak Kalah Saing

oleh -140 views

LOMBOKSATU – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, inovasi dan teknologi yang diciptakan anak-anak NTB tidak kalah saing dengan inovasi yang dilakukan oleh orang luar.Oleh karena itu, Wagub mendorong semua pihak untuk memanfaatkan teknologi yang diciptakan anak-anak NTB.

“Banyak sekali teknologi yang diciptakan oleh anak muda kita dan ternyata teknologi tersebut sangat bagus. Ini membuktikan bahwa hasil karya kita tidak kalah dengan karya orang luar,” ungkap Sitti Rohmi saat menghadiri acara gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi NTB ke-17 tahun 2019 di Lombok Timur, Kamis (18/7/2019).

Wagub NTB pukul gong pembukaan TTG

Wagub mencontohkan beberapa teknologi yang telah diciptakan oleh anak muda dari berbagai wilayah di NTB, di antaranya alarm gempa, pengolah sampah, filter air dan lainnya yang mampu bersaing dengan teknologi dari luar.

“Pemanfaatan teknologi buatan anak muda NTB ini adalah bagian dari industrialisasi. Indstrialisasi itu bukan hanya pabrik-pabrik besar ataupun segala sesuatu yang besar. Saya yakin, melalui industrialisasi seperti ini, NTB akan mampu bersaing dalam hal teknologi industri,” ungkapnya.

Wakil Gubernur juga mengajak semua kabupaten/kota untuk bersinergi guna memecahkan berbagai persoalan yang masih dihadapi provinsi NTB. Gelar TTG ini diharapkan pula menjadi ajang untuk bertukar informasi, pengetahuan, pengalaman, dan wawasan demi pengembangan inovasi dan temuan baru.

Sementara Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy mengapresiasi kegiatan TTG ini terlebih lagi Lombok Timur saat ini sebagai tuan rumah. “Saya berharap acara TTG ini bukan akhir, melainkan awal dari pengembangan tekhnologi karya anak muda NTB,” ungkap Sukiman.

Bupati berharap, berbagai hasil inovasi dalam gelar TTG dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat tapi difasilitasi untuk produksi secara massal. “Sosialisasi TTG harus ditingkatkan melalui kegiatan roadshow, sehingga dikenal secara luas. Saat ini posisi TTG masih sebagai sesuatu yang kurang diapresiasi masyarakat,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung tiga hari ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan teknologi masyarakat dan memberikan apresiasi bagi pelaku atau pencipta TTG, menambah pengetahuan dan wawasan pencipta TTG dan masyarakat, memasyarakatkan teknologi, serta terbinanya UMKM berbasis Iptek.

No More Posts Available.

No more pages to load.